Wisata Candi Plaosan : Sejarah, Keunikan, Fasilitas, Lokasi & Harga Tiket

Posted on

Wisatakuliner.id – Halo sahabat wisata, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi tentang objek wisata Candi Plaosan yang ada di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

Mengunjungi Yogyakarta sebagai destinasi tujuan wisata adalah hal yang biasa bagi kebanyakan wisatawan.

Yogyakarta terkenal dengan beragam atraksi wisata, sehingga wisatawan dapat dengan bebas memilih tujuan wisata yang akan biasa dikunjungi, mulai dari pantai, bukit, budaya, hingga gunung semuanya ada di Jogjakarta.

Tetapi jika kalian masih merasa tidak mampu atau bahkan malah merasa bosan dengan hal-hal yang ada di dalam Yogyakarta.

Maka Anda dapat mendatangi tempat-tempat yang berbatasan langsung dengan Yogyakarta yang memiliki alternatif tempat wisata bagi Anda yang menginginkan pengalaman baru.

Contohnya Anda bisa mendatangi Kabupaten Klaten, di Jawa Tengah. Terdapat beberapa tujuan wisata diantaranya ialah wisata candi.

Seperti diketahui bahwa daerah Yogyakarta mempunyai peninggalan berupa sejarah candi-candi yang tersebar di beberapa daerah, terutama di bagian timur Kabupaten Sleman atau berbatasan langusung dengan Kota Klaten, Jawa Tengah.

Sekarang di Klaten, Anda juga dapat mengunjungi salah satu candi yang indah dan unik karena memiliki karakteristik dan keunikan tersendiri, Candi Plaosan.

Candi Plaosan terletak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tetapi bagi Anda yang ingin mengunjungi Candi Plaosan untuk wisata alternatif.

Anda tidak perlu khawatir jarak jauh karena Candi Plaosan masih dekat dengan Candi Prambanan. Singkat cerita tentang Candi Plaosan.

Candi ini dibuat oleh Rakai Pikatan yang merupakan Raja dari Dinasti Syailendra untuk istrinya bernama Pramodyawardani.

Yang unik adalah bahwa Rakai Pikatan dan Pramodyawardani berasal dari dinasti yang berbeda, bahkan dari latar belakang agama yang berbeda-beda.

Yaitu Pramodyawardani yang berasal dari Dinasti Sanjaya serta menganut agama Buddha sedangkan Rakai Pikatan berasal dari Dinasti Syailendra dan beragama Hindu sehingga Candi Plaosan memiliki filosofi tersendiri bagi mereka yang mengetahuinya.

Perbedaan itulah yang membuat Candi Plaosan menjadi simbol jika kekuatan cinta bisa mempersatukan perbedaan apa pun.

Selain jadi simbol dari kekuatan cinta, Candi ini adalah simbol toleransi bagi umat antar agama.

Candi ini sendiri dibagi menjadi 2 bangunan utama yaitu Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul yang sering juga disebut sebagai Candi Kembar karena keduanya memiliki bentuk yang sama atau serupa.

Berdasarkan relief yang terletak di dua candi, itu bercerita tentang kisah cinta antara Rakai Pikatan dan Pramodyawardani.

Dikatakan bahwa relief yang ditemukan di candi selatan atau selatan menggambarkan bentuk kekaguman Pramodyawardani untuk Rakai Pikatan.

Dan candi di utara atau lor menceritakan kekaguman Rakai Pikatan untuk permaisuri Pramodyawardani sehingga Candi Plaosan dijuluki atau simbol cinta yang sempurna.

Tidak banyak orang yang tahu kisah cinta di balik Candi Plaosan karena mungkin saja kisah cinta yang lebih terkenal ditemukan pada Candi Prambanan dengan kisah cinta Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang.

Perbedaan antara kedua cerita tersebut adalah antara cinta sempurna yang berasal dari Candi Plaosan dan cinta sepihak dari Candi Prambanan.

Tidak hanya itu, menurut para peneliti, teras yang berada di bangunan utama Candi Plaosan tertata dengan rapi dan halus yang menunjukkan bahwa teras itu digunakan sebagai candi untuk berdoa bagi istri dan pengikut Buddha.

Oleh karena itu Candi Plaosan mempunyai arsitektur atau bentuk bangunan yang telah mengalami akulturasi agama yang memiliki gaya Buddha tetapi dengan sedikit sentuhan Hindu.

Itulah sebabnya Candi Plaosan adalah simbol toleransi di antara umat beragama yang telah mapan sejak zaman kuno.

Apa itu Candi Plaosan?

Wisata Candi Plaosan

Candi Plaosan ialah sebutan untuk sebuah kompleks candi yang berada di Desa Bugisan, Dusun Plaosan, Kecamatan Prambanan, Kab.Klaten, Prov. Jawa Tengah, Indonesia.

Candi ini terletak sekitar satu kilometer ke arah timur laut dari Candi Sewu atau Candi Prambanan.

Baca Juga: Wisata Candi Prambanan

Sejarah dan Asal Usul Candi

Sejarah dan Asal Usul Candi

Sebelumnya, Anda tahu bagaimana candi ini dulu dan sekarang. Alangkah baiknya jika, Buddy Native mendengarkan bagaimana sejarah dan asal usul candi Plaosan ini. Karena, ada pepatah yang tidak tahu maka tidak cinta.

Jika, tidak tunduk pada sejarah dan asal-usul Candi Plaosan, tidak akan sayang untuk situs bersejarah ini.

Candi Plaosan dibangun pada masa Raja Rakai Pikatan. Raja Mataram Kuno, yang berasal dari dinasti Sanjaya yang dibekukan dari tahun 840 -856.

Ini adalah bukti bahwa penelitian yang dilakukan oleh De Casparis adalah benar. Dengan bukti yang cukup kuat, prasasti Cri Kaluhuran dibuat pada 842 Masehi.

Prasasti ini mengatakan bahwa Candi Plaosan dibangun oleh Ratu Sri Kaluhuran yang didukung sepenuhnya oleh suaminya.

Sri Kaluhuran sendiri ialah gelar Pramodyawardhani yang ditujukan untuk para putri dari Raja Samaratungga Dinasti Syailendra yang memeluk agama Buddha yang menikah dengan dinasti Hindu Sanjaya, Rakai Pikatan.

Bisa dibilang Candi Plaosan ini adalah saksi dari ikatan cinta yang sakral yang ditunjukkan oleh mereka berdua. Di mana, dari awal kedua belah keluarga ini tidak saling menyetujui hubungan mereka berdua.

Sehingga, mereka juga mencoba berbagi berbagai cara, sehingga kedua belah pihak keluarga memberkatinya.

Kekuatan cinta yang begitu kuat akhirnya meluluhkan hati kedua keluarga dan memberkati hubungan mereka.

Karena, berasal dari peristiwa bersejarah ini. Masyarakat sekitar juga meyakini bahwa jika ada dua pasangan yang datang ke candi Plaosan ini, hubungan mereka akan langgeng.

Namanya juga mitos yang bisa dipercaya atau tidak. Semua dikembalikan ke teman asli Anda.

Keunikan Candi Plaosan

Keunikan Candi Plaosan

Berikut 5 keunikan yang ada di Candi Plaosan:

1. Romantis Campuran 2 Agama

Candi ini didirikan oleh Rakai Pikatan yang beragama Hindu sebagai persembahan kepada istrinya, Pramodhawardani yang beragama Buddha pada abad ke-9 M.

Kombinasi kedua agama ini juga dapat dilihat dari keberadaan stupa dan ratna di satu kompleks candi. Ini menunjukkan bahwa integrasi yang harmonis antar agama telah ada sejak jaman kerajaan di Indonesia.

2. Memiliki 2 Candi Utama Sekaligus

Berbeda dengan candi-candi pada umumnya yang memiliki 1 candi utama, Candi Plaosan memiliki 2 candi utama. Dua candi utama terletak berdekatan di sisi utara dan selatan.

Tentu ada beberapa hal yang membedakan kedua candi utama ini. Candi utama memiliki 2 lantai di dalamnya. Namun, pengunjung tidak dapat mengakses ke atas.

Ini karena tangga kayu yang dulunya diletakkan di sisi dalam candi tidak lagi ada.

Baca Juga: Wisata Candi Banyunibo

3. Patung Kuno di Setiap Candi Perwara

Patung Kuno di Setiap Candi plaosan

Candi Plaosan memiliki 192 stupa dan 84 candi pelengkap. Setiap bait suci tambahan merupakan persembahan dari daerah yang berbeda.

Hal ini ditunjukkan dengan adanya relief-relief tulisan kuno pada dinding luar candi pelengkap yang menunjukkan siapa yang memberi pelengkap candi.

4. Miliki ”Ruang Uji”

Candi Plaosan juga tampaknya memiliki semacam ruang pemeriksaan. Ruang ujian ini dikenal sebagai Mandapa. Sebelumnya, siswa yang belajar di Candi Plaosan akan diuji pengetahuan mereka di Mandapa.

Para siswa akan diuji satu per satu dan diadili oleh 21 dewa yang duduk di depannya.

Tes ini adalah salah satu hal yang siswa harus lalui untuk menjadi sarjana. Sebelumnya, Mandapa berbentuk seperti Joglo dengan tiang yang terbuat dari kayu. Ini dibuktikan dengan kehadiran alas di sekitar Mandapa.

5. 2 Kepala Patung Dhyani Buddha dan Boddhisatvia Telah Dicuri

Di daerah Mandapa, ada 21 dewa yang duduk dalam barisan rapi untuk menilai seorang siswa yang sedang mengikuti ujian.

Tetapi pada tahun 2009, dua kepala Arca Dhyani Budda dan Boddhisatva dicuri oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Meskipun kedua bagian itu telah kembali, mereka tidak melekat pada tubuh patung di Mandapa. Untuk menjaga keamanan, dua patung yang telah dicuri ditempatkan di ruang yang lebih aman.

Lokasi Candi Plaosan

Lokasi Candi Plaosan dalam hal aksesibilitas dapat dikatakan sangat baik dan sangat mudah dicapai. Apalagi lokasi Candi Plaosan masih relatif dekat dengan Candi Prambanan.

Alamat Candi Plaosan berada di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Rute ke Candi Plaosan

Rute ke Candi Plaosan dapat diakses melalui jalan Laksda Adisutjipto dan jalan raya Solo – Yogya ke timur.

Di persimpangan Pasar Prambanan Anda masih harus pergi ke timur untuk menemukan 2 lebih banyak lalu lintas cahaya lalu ketika Anda mencapai Stasiun Brambanan Anda belok kiri sekitar 2 KM lalu belok kanan sekitar 800 meter dan Anda tiba di Candi Plaosan.

Rute ke Candi Plaosan masih relatif mudah diakses.

Jarak dari Kota Jogja ke Candi Plaosan adalah sekitar 18,9 KM dan waktu tempuh normal untuk kendaraan bermotor dari Kota Jogja ke Candi Plaosan adalah sekitar 38 menit.

Baca Juga: Wisata Candi Abang

Fasilitas Candi Plaosan

Fasilitas Candi Plaosan sekarang cukup lengkap bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Candi Plaosan, namun pengembangan masih diperlukan untuk lebih memuaskan bagi wisatawan, fasilitas Candi Plaosan meliputi:

  • Papan informasi
  • Tempat parkir
  • Toilet

Harga Tiket Masuk dan Parkir Candi Plaosan

Harga tiket masuk ke wisata Candi Plaosan masih sangat murah. Untuk dapat menikmati keindahan Candi Sambisari, Anda hanya perlu mengeluarkan uang untuk membayar tiket sebesar Rp. 3.000 per orang.

Harga tiket masuk ke Candi Plaosan dengan nilai nominal tentu saja akan sangat sebanding bahkan lebih dari apa yang Anda saksikan ketika mengunjungi Candi Plaosan.

Sedangkan untuk harga parkir di wisata Candi Plaosan dibedakan untuk jenis kendaraan dan kendaraan bermotor.

Untuk harga parkir mobil di Candi Plaosan adalah Rp. 5.000, sedangkan untuk harga parkir sepeda motor adalah Rp. 2.000.

Tabel Informasi

JamSenin sampai hari Minggu mulai pukul 08.00-17.00 WIB
Alamat/LokasiDesa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Harga TiketRp 3.000 per Orang
ParkirMotor Rp 2.000
Mobil Rp 5.000

Penutup

Nah, itu tadi informasi lengkap tentang objek wisata Candi Plaosan. Untuk anda yang sedang ingin berlibur ke Jogjakarta anda wajib memasukan Candi Plaosan Kedalam daftar kunjungan anda.

Terimakasih telah membaca artikel kami, sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya dan jaga selalu kebersihan dimanapun anda sedang berwisata.